Skip to content

Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color brick color green color
 
Navigasi:Home
Penghargaan Tak Terlupakan di Hari Guru
 

By Humas ISPI (Deni Kurniawan As'ari), on 03-02-2010 19:13

Views : 18

Favoured : 3

Published in : The News, Artikel

 Penulis : Wijaya Kusumah, S.Pd

(Artikel ini diikutkan dalam Lomba Penulisan Artikel Pendidikan untuk Guru Se-Indonesia ISPI Jawa Tengah 2010)

Rabu, 25 November 2009, bertempat di Pusat Bahasa Depdiknas Rawamangun Jakarta Timur, penulis mendapatkan penghargaan yang tak terlupakan di hari guru. Hari itu saya diminta hadir oleh salah satu panitia lomba blog Balai Bahasa Bandung, kang syarif untuk menerima hadiah berupa piala dan sertifikat sebagai pemenang pertama lomba blog tingkat nasional. Bahagia rasanya hati ini, bukan karena juga mendapatkan hadiah uang sebesar Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah), tetapi penyerahan hadiah itu diberikan bertepatan dengan peringatan hari guru atau ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang jatuh pada setiap tanggal 25 November setiap tahunnya. Sungguh sebuah penghargaan yang tak terlupakan di hari guru.

Penghargaan ini adalah sebuah penghargaan yang tak terlupakan seumur hidup saya sebagai guru. Sebab saya tak pernah menduga sebelumnya bahwa hasil saya nge-blog setiap hari di internet ternyata bukanlah pekerjaan sia-sia. Padahal kalau saya mau jujur, ngeblog itu pada awalnya bagi saya hanya sekedar iseng karena hanya ingin berbagi kepada teman-teman guru di seluruh Indonesia dalam dunia maya. Tak pernah terpikirkan untuk mendapatkan hadiah dari hasil nge-blog. Niat saya yang utama hanya ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan. Berbagi apa yang saya sukai dan kuasai. Terutama tentang pengetahuan saya sebagai guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan berbagi pengalaman bagaimana melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang akhirnya membuat saya menerbitkan buku mengenal PTK.

Last update: 03-02-2010 20:45

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
SEKELUMIT PENGALAMAN SAYA DALAM UPAYA TERUS-MENERUS UNTUK MENJADI GURU PROFESIONAL
 

By Humas ISPI (Deni Kurniawan As'ari), on 03-02-2010 10:50

Views : 15

Favoured : 2

Published in : The News, Artikel

 Penulis : Zainal Abidinb

 (Artikel ini diikutkan dalam Lomba Penulisan Artikel Pendidikan untuk Guru Se-Indonesia ISPI Jawa Tengah 2010)

Bismillahirrahmanirrahim

                        I.       Pendahuluan

Tulisan ini saya awali dengan penggalan catatan singkat perjalanan kegiatan saya sebagai guru.

Tahun 1992 saya mulai menjadi guru di SMAN 3 Bandar Lampung. Saya lulusan D3 Pendidikan Fisika dari FKIP Universitas Lampung. Pada1996 saya mengikuti program penyetaraan S1 selama satu tahun di tempat yang sama pada waktu mengikuti pendidikan D3. Selama lebih kurang  tujuh tahun saya melaksanakan proses pembelajaran baik di ruang kelas atau di laboratorium. Saya bergaul dengan rekan-rekan guru, siswa-siswi dan anggota masyarakat sekolah lainnya sambil terus menambah pengetahuan tentang proses pembelajaran secara otodidak. Sesekali mendapat tugas mengikuti pelatihan untuk guru yang ditunjuk oleh pihak sekolah.

Last update: 03-02-2010 21:08

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Membangun Pendidikan Membangun Bangsa
 

By Humas ISPI (Deni Kurniawan As'ari), on 07-01-2010 15:42

Views : 403

Favoured : 16

Published in : The News, Info Kegiatan

 Oleh Prof Dr Mustofa Kamil OC

SEMINAR Nasional dan Musyawarah ISPI (Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia VI (baca ke enam) tahun 2009 yang bertemakan Membangun pendidikan, membangun bangsa yang diselenggarakan pada tanggal 23 sampai dengan 25 Oktober 2009 di Kampus UPI telah melahirkan beberapa kesepakatan dan rekomendasi.

Salah satunya adalah rekomendasi satrategis bagi peningkatan mutu pendidikan nasional dalam seminar itu dijelaskan tentang pentingnya melakukan refleksi dan reevaluasi terhadap berbagai upaya nasional yang dilakukan pemerintah dan seluruh komponen bangsa dalam mengatasi berbagai masalah strategis pendidikan nasional, serta peran ISPI selaku organisasi profesi dalam berkontribusi terhadap berbagai upaya tersebut.


Last update: 07-01-2010 15:50

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
SEMINAR NASIONAL DAN LOMBA PENULISAN ARTIKEL PENDIDIKAN ISPI Jateng 2010
 

By Humas ISPI (Deni Kurniawan As'ari), on 23-12-2009 14:44

Views : 482

Favoured : 21

Published in : The News, Info Kegiatan

 SEMINAR NASIONAL DAN LOMBA PENULISAN ARTIKEL PENDIDIKAN
Tema Seminar Nasional : “ PROFESIONALISME GURU : ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN”
Tema Lomba Penulisan :  ” PENGALAMANKU MENJADI GURU INOVATIF DAN PROFESIONAL”


LATAR BELAKANG
Undang-undang No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menegaskan bahwa seorang Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, dan persayaratan lainnya. Adapun Kompetensi akademik meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.

Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa para guru masih banyak yang belum memahami secara utuh tentang sosok guru professional sesuai tuntutan pemerintah dan masyarakat. Guru professional seolah masih menjadi impian dan harapan, belum menjadi kenyataan.

Last update: 07-01-2010 15:50

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Potret Orang Tua Ideal
 

By Humas ISPI (Deni Kurniawan As'ari), on 17-12-2009 19:08

Views : 83

Favoured : 21

Published in : The News, Artikel

 Oleh : Mi'raj Dodi Kurniawan

Dalam buku My Parents My Good Friends, Dr. Yuliana, et all (2008: 29-31) menulis kisah menarik berikut:

Seperti biasa Rudi, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkenal terkemuka di Jakarta , tiba di rumahnya pada jam 9 malam. Tak seperti biasanya, Imron, putera pertamanya yang baru duduk di kelas 2 SD membukakan pintu.

Ia nampaknya cukup lama menunggu. “Kok, belum tidur?” sapa Rudi sambil mencium anaknya. Biasanya, Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang ayah menuju ruang keluarga, Imron menjawab, “Aku menunggu ayah pulang. Sebab aku mau Tanya berapa gaji Ayah?”

“Lho, tumben, kok nanya gaji Ayah? Mau minta uang lagi ya?” tanya Rudi, “Ah, enggak. Pengen tahu aja Yah”. “Oke, kamu boleh hitung sendiri.. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp. 400.000 dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja. Jadi gaji Ayah satu bulan berapa?”

Last update: 01-02-2010 20:24

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
PENDIDIKAN GURU MASA DEPAN YANG BERMAKNA BAGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN*
 

By Humas ISPI (Deni Kurniawan As'ari), on 29-11-2009 20:42

Views : 583

Favoured : 19

Published in : The News, Makalah

 Oleh Prof. Dr. H. Soedijarto, MA
(Ketua Dewan Pembina Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia [ISPI]) 2009-2014


I.    PENDAHULUAN
The importance of the role of the teacher as an agent of change, promoting understanding and tolerance, has never been more obvious than today. It is likely become ever more critical in the twenty-first century. The need for change, from nasionalism to universalism, from ethnic and cultural prejudice to tolerance, understanding and pluralism, from autocracy to democracy in its various manifestations, and from technologically divided world where high technology is the privilege of the few to a technologically united world places enormous responsibilities on teacher who participate in the moulding of the characters and minds of the young  generation”. (garis bawah oleh penulis)

Last update: 01-02-2010 20:27

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
JK: Standar Pendidikan Nasional Harus Merata
 

By Humas ISPI (Deni Kurniawan As'ari), on 29-11-2009 20:26

Views : 1881

Favoured : 19

Published in : The News, Opini tentang pendidikan

 MAKASSAR--Mantan Wakil Presiden M Jusuf Kalla, Kamis, di Makassar menyatakan, ukuran untuk menentukan kualitas (standar) pendidikan nasional harus merata. Hal tersebut dikemukakan Jusuf Kalla menanggapi penolakan Mahkamah Agung (MA) terhadap kasasi gugatan Ujian Nasional (UN) yang diajukan pemerintah.

Menurut Kalla, UN diselenggarakan dengan alasan sebagai upaya pemerintah untuk menyamaratakan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia, dengan dukungan fasilitas dan kesejahteraan guru. Upaya yang dilakukan pemerintahan periode 2004-2009 tersebut adalah dengan meningkatkan anggaran pendidikan dan kesejahteraan guru.

Namun, upaya tersebut tidak berjalan mulus karena terdapat desakan dari berbagai pihak mengenai standar UN yang dinilai memberatkan, terutama karena fasilitas pendukung tidak merata di semua daerah. "Dengan UN kita mengharapkan anak-anak belajar dengan serius dan kualitas pendidikan yang diperoleh juga merata," katanya.




Last update: 01-02-2010 20:20

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 12 dari 55

User Login

Statistics

OS: Linux s
PHP: 5.2.6-1+lenny4
MySQL: 5.0.51a-24+lenny2+spu1
Waktu: 07:42
Caching: Disabled
GZIP: Disabled
Anggota: 205
Berita: 83
Pranala: 33

Archive

Syndicate

Pengunjung Online

Saat ini ada 15 tamu online

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini653
mod_vvisit_counterKemarin3916
mod_vvisit_counterMinggu ini7937
mod_vvisit_counterBulan ini22745
mod_vvisit_counterSemua177058

Agenda Kegiatan

February 2010 March 2010
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 5 1 2 3 4 5 6
Week 6 7 8 9 10 11 12 13
Week 7 14 15 16 17 18 19 20
Week 8 21 22 23 24 25 26 27
Week 9 28

Time & Date

Buku Tamu

Polling

Apa yang harus diperbaiki dalam sistem pendidikan di Indonesia ....