|
Soedijarto, Tokoh Pendidikan Indonesia yang Kukagumi |
| By Deni Kurniawan As'ari,
on 19-11-2009 19:34 
|
Views : 27 |
Favoured : 3 |
Published in : The News, Sosok |
Oleh Deni Kurniawan As'ari Nama beliau cukup singkat, Soedijarto. Guru besar UNJ ini telah banyak berkiprah di dunia pendidikan Indonesia. Sebagian besar aktivitas kehidupannya didedikasikan untuk kemajuan pendidikan. Pelbagai pemikiran, gagasan dan harapannya seputar pendidikan dapat kita temukan dalam berbagai buku, makalah, karya tulis, baik di media massa maupun sepak terjangnya dalam mengkritisi berbagai persoalan pendidikan melalui organisasi ISPI.
Saat ini beliau menjadi Ketua Dewan Pembina Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) yang sebelumnya lengser sebagai Ketua Umum melalui Munas ISPI Ke-VI tanggal 23-25 Oktober 2009 di Bandung karena telah dua kali menjabat. Dibawah kepemimpinan beliau, ISPI berkembang dan aktif dalam memajukan dunia pendidikan Indonesia. Berbagai rekomendasi dan masukan kepada pemerintah disampaikan melalui wadah ISPI. Salah satu karya beliau yang fenomenal dan memberi inspirasi bagi insan pendidikan Indonesia yaitu bukunya yang berjudul Landasan dan Arah Pendidikan Nasional di Kita .
Last update: 21-11-2009 15:22
|
|
|
|
Belenggu Kreativitas Itu Bernama Buku Paket |
Oleh Teguh Trianton, S.Pd
Suatu ketika, orangtua yang anaknya baru saja lulus SMP bermaksud akan melanjutkan sekolah anaknya ke jenjang SLTA mengeluh, sebab biasanya selain biaya sekolah yang dari tahun ke tahun semakin mahal, ada kebiasaan tidak hemat lainnya yang kerap terjadi yaitu kebiasaan ganti tahun ganti buku pelajaran. Padahal kakak dari anak tersebut juga baru naik ke tingkat dua pada jenjang SLTA. Dalam benak sederhana orangtua tersebut berujar, jika saja buku-buku pelajaran yang digunakan kakak masih bisa digunakan oleh adiknya, maka orangtua dapat menghemat pengeluaran untuk membeli buku pelajaran. Fenomena ganti tahun ganti buku pelajaran seperti yang selama ini terjadi, agaknya mulai tahun ajaran 2005/2006 ini akan segera sirna, menyusul ‘menetasnya’ keputusan menteri Kabinet Indonesia Bersatu bidang kesejahteraan rakyat dalam sebuah rapat belum lama ini. Salah satu materi keputusan tersebut adalah mengenai masa berlakunya buku pelajaran (baca: buku paket) untuk tingkat pendidikan SD, SMP, dan SMA/SMK selama lima tahun. Dengan demikian beban orangtua siswa sedikit terkurangi, sebab bisa saja putra-putrinya yang kebetulan baru mendaftar sekolah atau naik kelas, dapat menggunakan buku-buku pelajaran milik sang kakak yang naik satu tingkat di atasnya atau bahkan lulus. *** Last update: 17-11-2009 17:09
|
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 5 dari 53 |